
Mengenal Serangan CSRF (Cross-Site Request Forgery) di Aplikasi Web
Hacker tidak harus membobol servermu untuk meretas pengguna. Dengan satu link jebakan, mereka bisa 'meminjam' tangan penggunamu untuk mentransfer uang.
Baca artikel praktis untuk memilih template, memahami framework, meningkatkan kualitas UI, dan mempercepat proses pembuatan website, dashboard, landing page, serta produk digital.

Hacker tidak selalu menggunakan skrip rumit. Terkadang, mereka sekadar 'menebak' passwordmu ribuan kali sedetik menggunakan bot. Jangan biarkan form-mu terbuka bebas.
Latest Articles
Konten blog ini membantu developer, designer, freelancer, dan founder memilih template serta membangun produk digital dengan lebih cepat.

Hacker tidak harus membobol servermu untuk meretas pengguna. Dengan satu link jebakan, mereka bisa 'meminjam' tangan penggunamu untuk mentransfer uang.

Saat menggunakan Postman untuk memanggil API, ada tab khusus bernama 'Authorization'. Apa bedanya berbagai metode gembok keamanan tersebut?

Pernah melihat sebuah website berita lumpuh dan tidak bisa dibuka saat ada peristiwa besar? Itu mungkin ulah Serangan DDoS. Bagaimana cara kerjanya?

Bagaimana cara website pihak ketiga mengambil foto profil dan emailmu dari Google tanpa perlu tahu password Google-mu? Inilah kehebatan OAuth2.

Menyimpan password asli user di dalam database adalah kejahatan IT. Jika servermu dibobol, hidup ratusan usermu bisa hancur.

Bagaimana cara server mengingat bahwa kamu sudah login tanpa membebani database setiap kali kamu berpindah halaman? Rahasianya ada di JWT.

Pernah melihat peringatan 'Not Secure' berwarna merah di browser? Ini alasan kenapa gembok keamanan SSL sangat vital di internet.

Dua kata yang berawalan 'Auth' ini sering dipakai bergantian, padahal maknanya sangat jauh berbeda dalam keamanan aplikasi web.

Website-mu sudah jalan dan terlihat rapi? Tunggu dulu. Apakah aman dari tangan usil? Kenali dua jenis serangan hacker paling umum ini.
Jelajahi template gratis dan premium yang tersedia di TampilKit. Pilih berdasarkan kategori, framework, dan kebutuhan project kamu.