Back to blog
Tools

npm vs yarn vs pnpm: Package Manager Mana yang Paling Cepat?

Hanya sekadar mengunduh library React saja sekarang ada 3 pilihan alat yang berbeda. Apa bedanya npm, yarn, dan pnpm, dan mana yang harus kamu pilih?

super admin·17 Juni 2026·2 min read
npm vs yarn vs pnpm: Package Manager Mana yang Paling Cepat?
Article Content

Revolusi Folder node_modules

Saat kamu meng-install Node.js, kamu otomatis mendapatkan hadiah berupa npm (Node Package Manager). Tapi, jika kamu membaca tutorial atau proyek Open Source, kamu sering kali disuruh mengetikkan perintah yarn install atau pnpm i. Mengapa ada tiga sistem berbeda yang melakukan hal yang sama persis?

1. npm (Sang Pelopor yang Dulunya Lambat)

Sebagai program bawaan resmi, *npm* adalah yang paling banyak dipakai. Dulu (sebelum versi 5), *npm* memiliki masalah serius. Ia men-download paket satu per satu secara berurutan (Sangat lambat!), dan tidak bisa memastikan bahwa versi library yang didownload oleh Budi sama persis dengan yang didownload oleh Andi.

Saat ini (npm versi 8+), *npm* sudah berbenah. Ia sangat stabil, mengadopsi package-lock.json, dan lebih dari cukup untuk mayoritas developer pemula.

2. Yarn (Inovasi dari Facebook)

Pada tahun 2016, teknisi Facebook jengkel karena kecepatan *npm* yang lemot. Mereka merilis Yarn. Yarn menjadi sangat viral karena dua inovasi besar: Download Paralel (menarik banyak library dari internet secara bersamaan sehingga *install* lebih cepat) dan kemampuan Offline Cache (jika kamu sudah pernah menginstall React di project A, kamu tidak perlu pakai kuota internet lagi untuk menginstallnya di project B).

3. pnpm (Sang Raja Performa dan Memori Saat Ini)

Jika kamu punya 10 project *Next.js* di laptopmu, setiap project akan membuat folder node_modules yang berukuran sekitar 300MB. Totalnya, kamu membuang 3GB *storage* laptopmu hanya untuk mendownload *file* yang sama berulang-ulang.

Di sinilah pnpm (Performant npm) mengubah segalanya. pnpm menggunakan strategi Hard-linking. Ia hanya men-download library satu kali seumur hidup dan menaruhnya di satu gudang pusat tersembunyi di komputermu. Ketika kamu membuat project baru, pnpm tidak meng-copy file-nya, melainkan hanya membuat *shortcut/link* dari gudang pusat tersebut ke folder project-mu.

  • Hasilnya: Kecepatan instalasi *pnpm* adalah yang tercepat di bumi saat ini, dan ia akan menghemat disk space (memori SSD) laptopmu bergiga-giga! Proyek raksasa seperti Vue dan Vite bahkan sudah memakai pnpm secara *default*.

Kesimpulan

Jika kamu pemula, tetap gunakan npm agar tidak pusing menambah tools baru. Jika kamu sering ganti-ganti project dan memori laptopmu mulai menjerit kepenuhan, beralihlah ke pnpm sekarang juga (kamu tidak akan menyesal!).

Mau langsung pakai template?

Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.

Browse Templates