Back to blog
Tools

Monorepo vs Polyrepo: Kenapa Perusahaan Besar Menyatukan Semua Kodenya?

Jika perusahaan memiliki 5 aplikasi web yang berbeda, apakah lebih baik membuat 5 repository GitHub terpisah, atau menggabungkan semuanya ke dalam satu folder raksasa?

super admin·22 Juni 2026·2 min read
Monorepo vs Polyrepo: Kenapa Perusahaan Besar Menyatukan Semua Kodenya?
Article Content

Strategi Menata Folder Proyek Raksasa

Saat bisnismu mulai membesar, kamu biasanya tidak hanya membuat 1 aplikasi (misal Toko Utama). Kamu mungkin butuh Aplikasi Dasbor Admin, Aplikasi Kasir (POS), dan Aplikasi Mobile. Pertanyaannya: Bagaimana cara menyimpan kode-kode ini di GitHub?

Ada dua mazhab besar yang saling bertentangan di dunia *Software Engineering*: Polyrepo dan Monorepo.

Pendekatan Polyrepo (Banyak Repository)

Ini adalah cara standar (*Default*) yang digunakan semua *developer*. Kamu membuat 3 aplikasi tadi, dan masing-masing dimasukkan ke dalam Repository GitHub yang berbeda secara terpisah.

  • Kelebihan: Sangat mudah dikelola pemula. Setiap tim punya wewenang atas aplikasinya sendiri tanpa mengganggu tim lain. Proses rilis (*Deploy*) Vercel/CI-CD sangat simpel.
  • Kelemahan Fatal: Berbagi Kode (Code Sharing). Bayangkan kamu punya komponen

Pendekatan Monorepo (Satu Repository Raksasa)

Monorepo adalah menaruh SEMUA proyek aplikasi perusahaan (Frontend, Backend, Admin, Mobile) ke dalam SATU REPOSITORY GITHUB YANG SAMA (di bawah satu payung folder raksasa).

Raksasa seperti Google, Facebook, dan Uber secara terang-terangan adalah penganut Monorepo ekstrem!

  • Kelebihan: Sinergi dan Standardisasi. Kamu bisa membuat satu folder bernama shared-ui yang berisi tombol merah tadi. Ketiga aplikasi perusahaanmu tinggal "mengambil" komponen tombol dari folder shared-ui tersebut secara lokal. Jika warna tombol diganti, ketiga aplikasimu (Admin, Toko, Kasir) akan otomatis ter-update bersamaan tanpa perlu *copy-paste*!
  • Kelemahan: *File* *repository*-nya menjadi sangat berat (*Gigabytes*). Konfigurasi awalnya sangat rumit dan membutuhkan keahlian *DevOps* tingkat tinggi agar proses npm install tidak bentrok.

Alat Bantu Monorepo Modern

Dulu Monorepo sangat menakutkan, namun kini sangat mudah dilakukan berkat *tools* canggih seperti Turborepo (buatan Vercel) dan Nx. *Tools* ini sangat cerdas, ia tahu cara mem-*build* (merakit) hanya bagian *folder* yang kamu ubah hari itu saja tanpa perlu me-rebuild seluruh isi perusahaan. Jika kamu bekerja di perusahaan *Startup* modern, bersiaplah untuk menggunakan Monorepo!

Mau langsung pakai template?

Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.

Browse Templates