
Jangan Semua Kerja di Branch 'main'!
Bekerja sendirian di GitHub memang mudah. Kamu tinggal mengubah kode lalu git push origin main. Namun, jika kamu masuk ke perusahaan yang memiliki 5 Frontend Developer dan semuanya langsung mem-*push* kode ke main, websitemu akan dipenuhi bug setengah jadi dan tidak bisa dirilis ke pelanggan.
Untuk menjaga kode produksi tetap suci dan bebas error, industri IT menciptakan standar strategi alur kerja yang paling terkenal: Git Flow.
5 Jenis Branch (Cabang) dalam Git Flow
Dalam strategi Git Flow, repository tidak hanya memiliki satu branch, melainkan dibagi menjadi 5 kategori branch dengan tugas yang sangat spesifik:
1. Branch main (Sang Raja)
Ini adalah kode yang sedang menyala secara Live di internet dan dipakai oleh pelanggan. Kode di main WAJIB 100% sempurna tanpa error. Developer dilarang keras mengedit kode secara langsung di branch ini.
2. Branch develop (Pabrik Perakitan)
Ini adalah tempat semua *developer* menggabungkan kode mereka. Branch ini menjadi cikal bakal rilis versi selanjutnya. Di sini, bug dan error sering terjadi karena kode dari berbagai tim baru saja dicampur.
3. Branch feature/... (Ruang Kerja Pribadi)
Saat kamu diberi tugas membuat tombol Login, kamu wajib membuat cabang baru dari develop (misal: git checkout -b feature/tombol-login). Di branch terisolasi inilah kamu bekerja berhari-hari. Jika sudah selesai, kamu mengirim Pull Request (PR) untuk digabung kembali ke develop.
4. Branch release/... (Ruang Karantina)
Ketika branch develop dirasa sudah cukup matang dan fiturnya sudah lengkap, kodenya akan dibungkus ke branch release. Di sini, kode akan dites mati-matian oleh tim QA (Quality Assurance). Jika ada bug, akan langsung diperbaiki di sini. Jika sudah sempurna, barulah branch ini digabung ke Sang Raja (main).
5. Branch hotfix/... (Pemadam Kebakaran)
Bagaimana jika aplikasi yang sedang Live di main tiba-tiba *error* parah dan pelanggan komplain? Tim tidak bisa menunggu proses feature dan release yang berbulan-bulan. Mereka akan membuat branch hotfix, memperbaiki *error* darurat tersebut hari itu juga, lalu langsung menyuntikkannya kembali ke main.
Kesimpulan
Git Flow melatih kedisiplinan tingkat tinggi. Dengan memisahkan "Dapur Perakitan" (Develop) dengan "Meja Saji" (Main), perusahaan memastikan pelanggan tidak pernah melihat kecacatan aplikasi selama proses pembuatan berlangsung.
Mau langsung pakai template?
Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.
Browse Templates