
Cara Memanggil Banyak API Sekaligus dengan Promise.all
Menunggu API selesai satu per satu akan membuat halaman loading sangat lama. Terapkan strategi memanggil API secara paralel layaknya kasir supermarket.
Baca artikel praktis untuk memilih template, memahami framework, meningkatkan kualitas UI, dan mempercepat proses pembuatan website, dashboard, landing page, serta produk digital.

Browser memiliki tiga 'laci rahasia' untuk menyimpan data pengunjung. Jangan salah pilih tempat, karena risikonya adalah keamanan data penggunamu.
Latest Articles
Konten blog ini membantu developer, designer, freelancer, dan founder memilih template serta membangun produk digital dengan lebih cepat.

Menunggu API selesai satu per satu akan membuat halaman loading sangat lama. Terapkan strategi memanggil API secara paralel layaknya kasir supermarket.

Perdebatan abadi di dunia Frontend. Jika kamu baru menguasai HTML, CSS, dan JavaScript, pintu mana yang harus kamu masuki terlebih dahulu?

Penamaan class CSS yang asal-asalan akan membuat kodemu hancur saat proyek membesar. Kenali standar BEM yang dipakai perusahaan top dunia.

CSS Transition bagus untuk animasi saat kursor disentuhkan (hover). Namun, jika kamu ingin elemen bergerak bebas tanpa batas, CSS Keyframes adalah ahlinya.

Next.js menawarkan 3 cara berbeda untuk merender halaman websitemu. Jangan sampai salah pilih arsitektur agar websitemu tetap cepat dan ramah SEO.

Sama-sama berfungsi untuk mengambil data dari server, tapi mana yang harus kamu pakai di project JavaScript atau React-mu? Kenali perbedaannya.

Lupakan Class Component! Sejak React 16.8, pengembangan UI berubah total menjadi Functional Component berkat kehadiran sihir bernama Hooks.

Masih menggunakan pixel (px) untuk ukuran font dan margin? Tinggalkan kebiasaan itu. Kenali satuan CSS modern agar websitemu benar-benar responsif.

Jika database-mu berisi 10.000 artikel, memuat semuanya dalam satu halaman akan membuat browser meledak. Ini cara elegan mengatasinya.
Jelajahi template gratis dan premium yang tersedia di TampilKit. Pilih berdasarkan kategori, framework, dan kebutuhan project kamu.