
Sindrom "Div-Soup" (Sup Div) pada Developer Pemula
Karena tag Semantic berarti "memiliki makna/arti". Semantic HTML adalah menggunakan tag-tag HTML5 yang namanya dengan jelas mendeskripsikan apa fungsinya kepada browser dan mesin pencari (Google Bot). Berikut adalah cara merombak struktur webmu agar ramah SEO: Ketika robot Google melakukan crawling (merayapi) website-mu, robot itu tidak bisa "melihat" desain visual warna-warnimu. Robot hanya membaca teks kode. Jika kamu meletakkan teks "Cara Belajar Coding" di dalam tag Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.div, artikel pakai div, menu bawah pakai div. Praktik ini secara visual memang tidak masalah, tapi di mata Google (SEO) dan aplikasi pembaca layar (Tunanetra), kodemu terlihat seperti gumpalan sampah tanpa makna.Apa itu Semantic HTML?
Tag Semantic yang Wajib Kamu Gunakan
: Gunakan untuk membungkus kop / bagian atas website (biasanya berisi logo dan judul).: (Navigation). Gunakan secara spesifik di dalam header untuk membungkus link menu-menu (Beranda, Tentang, Kontak).: Ini adalah tag super penting! Bungkus seluruh konten utama di halamanmu dengan tag ini. Google akan langsung menyorot bagian ini saat memindai webmu.: Gunakan untuk blok konten yang bisa berdiri sendiri (seperti postingan blog, berita, atau kartu produk).: Gunakan untuk membagi halaman menjadi beberapa bab/bagian yang punya tema berbeda (misal: Section Testimoni, Section Harga).: Untuk catatan kaki, hak cipta (copyright), dan link media sosial di bagian paling bawah web.Dampak Luar Biasa Terhadap SEO
yang dibungkus oleh dan , Google akan mencatat: "Aha! Ini adalah inti dari halaman ini. Saya akan menampilkannya jika ada yang mencari topik coding di Google Search."Mau langsung pakai template?