Back to blog
Career

Persiapan Technical Interview dan Live Coding untuk Web Developer

Bisa ngoding di kamar sendirian sangat berbeda dengan ngoding di depan layar yang diawasi oleh 3 Senior Engineer dari perusahaan impianmu.

super admin·16 Juni 2026·2 min read
Persiapan Technical Interview dan Live Coding untuk Web Developer
Article Content

Lulus Seleksi Berkas Bukanlah Akhir

Di dunia IT, CV (Curriculum Vitae) dan Ijazah kuliah yang mentereng hanya berfungsi untuk membuatmu dihubungi oleh HRD. Ujian sesungguhnya terjadi di tahap Technical Interview (Wawancara Teknis) dan Live Coding, di mana kamu akan diuji langsung oleh Senior Engineer / Tech Lead dari perusahaan tersebut.

Berikut adalah cara menghadapi fase paling menegangkan ini untuk Junior Developer.

1. Technical Interview: Berani Bilang "Tidak Tahu"

Pewawancara akan menghujanimu dengan konsep fundamental. (Misalnya: "Apa bedanya LocalStorage dan Cookies?" atau "Bisa jelaskan konsep Asynchronous di JavaScript?").

  • Jelaskan dengan bahasamu sendiri (analogi), bukan menghafal kalimat buku.
  • Aturan Emas: Jika kamu tidak tahu jawabannya, Jangan Pernah Mengarang! Senior akan langsung tahu jika kamu berbohong (bullshit). Jawablah dengan: "Jujur saya belum pernah memakai teknologi itu secara mendalam di project saya, tapi pemahaman dasar saya tentang konsep itu adalah..."

2. Live Coding: Mereka Tidak Mencari Kode yang Sempurna

Kamu akan diminta *Share Screen* (berbagi layar) via Zoom/Google Meet, lalu diberi soal logika atau disuruh membuat fitur kecil di React/Vue dalam waktu 45 menit. Ketahuilah rahasia ini: Pewawancara sering kali tidak peduli apakah kodemu selesai 100% atau tidak!

Lalu apa yang mereka nilai?

  • Kemampuan Komunikasi (Berpikir Keras): Jangan diam dan langsung mengetik! Saat diberi soal, ucapkan apa yang ada di kepalamu ("Oke pak, untuk menyelesaikan ini, saya berencana menggunakan metodologi Map dan memfilter array ini berdasarkan ID-nya..."). Senior ingin melihat alur logikamu.
  • Respon Terhadap Tekanan: Saat kodemu Error merah, apakah kamu panik dan menyerah? Atau kamu dengan tenang membuka Console, membaca pesan errornya, dan berkata "Ah, sepertinya saya salah memanggil variabel di baris 20"? Senior mencari orang yang bisa diajak bekerja sama saat *server down*.

3. Pelajari Take-Home Assignment

Kadang, dibanding *live coding*, kamu diberi tugas untuk dikerjakan di rumah selama 3 hari (Misal: "Buatkan UI tampilan List Film menggunakan data API publik ini").

Jangan sekadar asal jadi! Perusahaan melihat kualitas dan standar industrimu. Pastikan kodemu rapi (di-format pakai Prettier), berikan nama variabel dalam bahasa Inggris yang jelas (jangan pakai singkatan seperti var x atau let data1), dan sediakan file README.md yang menjelaskan cara menjalankan project-mu. Kandidat yang menaruh perhatian pada hal-hal kecil (detail-oriented) pasti akan diprioritaskan.

Mau langsung pakai template?

Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.

Browse Templates