
Website Tidak Semuanya Diciptakan Sama
Secara umum, website di internet dibagi menjadi dua tipe arsitektur: Web Statis (Static) dan Web Dinamis (Dynamic). Mengetahui perbedaan keduanya akan membantumu menentukan teknologi apa yang harus kamu pakai (dan harga berapa yang harus kamu patok untuk klien).
Web Statis (Static Website)
Website statis ibarat sebuah Brosur Cetak. Apa yang ditulis oleh sang developer di dalam kode, itulah yang persis akan dilihat oleh pengunjung. Jika pengunjungnya ada 1000 orang, ke-1000 orang tersebut akan melihat konten yang sama persis.
- Teknologi: Hanya menggunakan HTML, CSS, dan sedikit JavaScript untuk interaksi. Tidak ada Database.
- Kecepatan: Sangat cepat (seperti kilat), karena server hanya tinggal mengirim file yang sudah jadi tanpa perlu memproses data apapun.
- Kelemahan: Untuk mengubah teks atau foto, kamu (sebagai pemilik web) harus paham coding dan mengubah file HTML-nya secara manual.
- Cocok untuk: Portofolio pribadi, halaman Landing Page iklan, atau company profile brosur.
Web Dinamis (Dynamic Website)
Website dinamis ibarat Papan Pengumuman Digital. Kontennya bisa berubah-ubah secara otomatis tergantung siapa yang login, jam berapa saat itu, atau dari negara mana pengunjung berasal.
- Teknologi: Menggunakan bahasa server (PHP, Node.js, Python) dan Database (MySQL, MongoDB). Sering juga dikelola melalui CMS seperti WordPress.
- Kecepatan: Lebih lambat dari web statis, karena setiap kali halaman diakses, server harus merakit HTML-nya secara dadakan berdasarkan data dari database.
- Kelebihan: Punya halaman Admin! Pemilik website bisa menambah artikel, produk, atau mengganti gambar semudah mengupdate status Facebook tanpa perlu menyentuh kode sama sekali.
- Cocok untuk: Toko Online (E-Commerce), Blog berita, Sosial Media, dan Dasbor aplikasi.
Kesimpulan
Jangan membangun Web Dinamis yang rumit jika klienmu hanya butuh halaman yang berisi alamat dan nomor telepon perusahaannya (Web Statis). Sebaliknya, jangan tawarkan Web Statis jika klienmu berencana mengupdate katalog produknya setiap minggu. Gunakan alat yang sesuai dengan tujuannya!
Mau langsung pakai template?
Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.
Browse Templates