Back to blog
Fundamental

Mengenal Istilah Bug dan Debugging dalam Pemrograman

Kenapa error di dalam kode komputer disebut 'Bug' (Serangga)? Pahami sejarah uniknya dan bagaimana cara kita melakukan Debugging.

super admin·16 Juni 2026·2 min read
Mengenal Istilah Bug dan Debugging dalam Pemrograman
Article Content

Serangga Nyata di Dalam Komputer

Istilah "Bug" sangat sering digunakan oleh programmer saat ada fitur yang rusak atau aplikasi yang tiba-tiba tertutup sendiri (crash). Tapi, tahukah kamu dari mana asal kata ini?

Pada tahun 1947, komputer tidak berukuran kecil seperti laptop, melainkan sebesar ruangan kelas. Komputer bernama Mark II di Universitas Harvard tiba-tiba mengalami error besar. Ketika para ilmuwan membongkar mesin raksasa tersebut, mereka menemukan seekor ngengat (bug) asli yang mati terjepit di antara kabel relay komputernya.

Ilmuwan bernama Grace Hopper mengambil serangga itu dan menempelkannya di buku catatannya dengan tulisan: "Kasus nyata pertama sebuah bug (serangga) ditemukan." Sejak saat itu, setiap kali ada komputer atau kode yang error, orang-orang menyebutnya "Ada Bug".

Lalu, Apa Itu Debugging?

Jika Bug adalah errornya, maka Debugging adalah proses mencari dan membasmi error tersebut (De = Menghilangkan, Bug = Error). Ini adalah skill nomor satu yang harus dimiliki programmer. Ingat, profesi kita adalah 30% menulis kode, dan 70% mencari tahu kenapa kode itu tidak jalan.

Langkah-langkah Standar Debugging

  1. Sadari Ada Masalah: Menerima laporan dari pengguna bahwa tombol "Beli" tidak berfungsi.
  2. Reproduksi Error: Kamu harus bisa mereplikasi error tersebut di laptopmu sendiri. Klik tombol yang sama persis seperti yang diklik pengguna. Jika errornya tidak muncul di komputermu, kamu tidak akan bisa memperbaikinya.
  3. Cari Lokasinya (Isolate): Apakah ini error karena tombol (CSS/HTML)? Atau karena logika kalkulasi harga (JavaScript)? Atau datanya memang kosong dari server (Backend/Database)? Gunakan console.log() atau Inspect Element untuk mempersempit area pencarian.
  4. Perbaiki: Terapkan perbaikan kode.
  5. Uji Kembali: Pastikan tombolnya sudah bisa diklik, dan pastikan perbaikanmu tidak merusak fitur lain yang sebelumnya sudah berjalan normal.

Kesimpulan

Jangan pernah merasa dirimu bodoh hanya karena kodemu penuh bug. Bahkan sistem operasi seperti Windows atau Apple iOS yang dibuat oleh insinyur terpintar di dunia pun masih sering mengupdate sistem mereka untuk "Bug Fixes". Bug adalah hal yang normal, kemampuan debugging-lah yang membedakan kualitas seorang developer.

Mau langsung pakai template?

Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.

Browse Templates