
Jangan Gunakan Proyek 'Tutorial Hell'
Saat melamar kerja sebagai *Junior Web Developer*, Portofolio adalah senjatamu pengganti Ijazah atau pengalaman kerja. Kesalahan fatal pemula adalah memamerkan proyek hasil *copy-paste* langsung dari tutorial YouTube, seperti Aplikasi To-Do List sederhana, Kalkulator, atau Clone Netflix (Tampilan Depannya Saja).
Ketika Tech Lead / Senior Developer melihat proyek itu di CV-mu, mereka tahu bahwa kamu tidak bisa berpikir mandiri. Untuk membuktikan kamu siap menerima gaji di dunia kerja, buatlah 3 jenis proyek yang mensimulasikan masalah bisnis nyata ini.
1. Sistem Kasir (Point of Sales) atau Dasbor Admin Berbasis Data
Perusahaan butuh orang yang bisa mengolah angka dan grafik, bukan cuma bikin animasi. Buatlah sistem Dasbor Manajemen Inventaris (atau POS).
- Fitur Wajib: Punya halaman Login (Autentikasi). Ada tabel yang menampilkan daftar barang dari Database. Tabelnya HARUS memiliki fitur Pagination (Halaman 1, 2, dst), fungsi Sorting (Urutkan Harga), dan Kolom Pencarian (Search).
- Nilai Plus: Tambahkan grafik visual sederhana (Chart.js) yang menghitung total penjualan bulan ini dari keranjang belanja.
2. Website E-Commerce 'Mini' dengan Integrasi API Asli
Buat Toko Online, tapi bukan abal-abal yang keranjangnya cuma disimpan di LocalStorage. Buat simulasi transaksi yang menyerupai aslinya.
- Fitur Wajib: Tarik data produk palsu menggunakan *Public API* (seperti FakeStoreAPI). Buat state keranjang belanja (Global State/Zustand). Hitung Total Harga yang berubah dinamis saat jumlah barang ditambah/dikurangi.
- Nilai Plus (Tembus HRD): Sambungkan kodemu dengan API Payment Gateway Asli (Gunakan fitur Sandbox/Testing gratis dari Midtrans atau Stripe). Jika HRD bisa mencoba memasukkan keranjang dan melihat simulasi jendela pembayaran QRIS sungguhan di portofoliomu, kamu akan dipekerjakan hari itu juga!
3. Aplikasi Konsumsi API Pihak Ketiga dengan Fitur 'Filter'
Buat website pencari Film (menggunakan API TMDB), pencari Resep Masakan, atau pencari Data Cuaca.
- Fitur Wajib: Jangan cuma merender data mentah. Buatlah fitur Filter Kompleks. (Misalnya: "Cari Film Action keluaran tahun 2020 dengan Rating di atas 8").
- Alasan Ini Disukai: Menunjukkan bahwa kamu sangat jago dalam manipulasi Array JavaScript (
.filter,.map,.reduce) dan paham konsep Debounce (penundaan pencarian agar API tidak meledak saat *user* mengetik di kolom Search).
Mau langsung pakai template?
Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.
Browse Templates