Back to blog
Backend

Firebase Cloud Messaging (FCM): Rahasia Notifikasi Layar HP

Jika WebSockets mati saat aplikasinya ditutup, bagaimana cara Gojek memberikan notifikasi 'Makananmu sudah sampai' ke layar HP-mu yang sedang terkunci?

super admin·10 Juli 2026·2 min read
Firebase Cloud Messaging (FCM): Rahasia Notifikasi Layar HP
Article Content

Keterbatasan WebSockets (Hanya Hidup Saat Dibuka)

Teknologi WebSockets atau Pusher sangatlah canggih, TAPI dengan satu syarat: Aplikasinya harus sedang dalam keadaan terbuka (Aktif di layar). Jika *user* menutup (Swipe close) aplikasi Android-nya, atau menutup tab Google Chrome-nya, koneksi WebSockets akan terputus detik itu juga. Servermu kehilangan jejak *user* tersebut.

Lalu, bagaimana cara WhatsApp memberitahu ada pesan baru saat HP-mu berada di dalam kantong celana dengan layar mati? Jawabannya adalah menggunakan Push Notifications yang dijembatani oleh Sistem Operasi (OS) HP itu sendiri!

Masuklah FCM (Firebase Cloud Messaging)

Apple dan Google tidak mengizinkan aplikasi berjalan agresif di latar belakang (Background) karena akan menguras baterai HP. Sebagai gantinya, mereka menyediakan satu gerbang tol resmi untuk menerima notifikasi saat aplikasi mati.

Untuk mempermudah developer agar tidak perlu pusing membedakan kode untuk HP Android dan HP iPhone (iOS), Google menyediakan layanan gratis bernama Firebase Cloud Messaging (FCM).

Arsitektur Pengiriman (Bagaimana Notif itu Sampai?)

  1. Registrasi Device Token: Saat Budi pertama kali menginstal dan membuka aplikasimu, FCM akan membuatkan sebuah "Nomor Plat KTP Unik" khusus untuk HP Budi (Disebut Device Token). Aplikasi HP lalu mengirim Token ini ke Server *Backend*-mu untuk disimpan di Database.
  2. Server Memicu Notifikasi: Saat ada pesanan makanan yang matang, Server *Backend*-mu mencari *Device Token* milik Budi di *database*. Servermu kemudian menembak API milik Firebase (FCM): "Hei FCM, tolong bunyikan HP dengan Token XYZ, pesannya 'Makanan Matang!'"
  3. Sistem Operasi Bekerja: FCM menerima pesan itu, lalu meneruskannya ke Server Inti Google/Apple. Server inti inilah yang akan membangunkan OS di HP Budi dari jarak jauh, menyalakan layarnya, dan memunculkan kotak notifikasi "Makanan Matang!".

Tugas Berat Backend Developer

Tugas terberat seorang *Backend Developer* bukanlah mengirim notifikasinya (menembak API FCM itu sangat mudah). Tugas terberat adalah Manajemen Device Token. Jika Budi punya 3 HP dan 1 iPad, kamu harus menyimpan keempat Token tersebut, dan mengirimkan Notifikasi (Looping) ke keempat token itu secara akurat. Dan jika Budi Logout dari iPad, kamu wajib menghapus Token iPad tersebut agar notifikasinya tidak nyasar ke pemilik iPad yang baru!

Mau langsung pakai template?

Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.

Browse Templates