Back to blog
Career

Cara Mengerjakan Take-Home Project Saat Melamar Kerja IT

Perusahaan menyuruhmu membuat API To-Do List dalam waktu 3 hari. Ini bukan sekadar tes membuat aplikasi yang bisa jalan, ini adalah tes standar industri.

super admin·03 Juli 2026·2 min read
Cara Mengerjakan Take-Home Project Saat Melamar Kerja IT
Article Content

Ujian Simulasi Dunia Kerja Nyata

Daripada tes algoritma Live Coding yang membuat stres, banyak perusahaan (Startup) modern lebih suka memberikan Take-Home Project. Kamu diberi waktu 3-7 hari untuk membangun aplikasi kecil di rumah, misalnya: "Buatkan aplikasi Pencari Resep Makanan menggunakan React dan API pihak ketiga."

Banyak kandidat gagal di tahap ini karena mereka hanya berfokus membuat aplikasinya "asal jalan dan tampilannya cantik". Padahal, penguji teknis mencari kriteria kelas profesional.

1. Kebersihan dan Arsitektur Kode (Clean Code)

Jika kamu menaruh 1.000 baris kode di dalam satu file App.js, kamu langsung dicoret! Penguji ingin melihat bagaimana caramu mengatur struktur *folder* (Pemisahan komponen, *folder routes*, *folder services* API).

Apakah kamu menamai variabel dengan benar (userList vs data1)? Apakah kamu menghapus komentar sisa console.log() yang mati? Kode yang bersih menunjukkan kamu peduli pada kualitas.

2. Jangan Lupakan Error Handling (Penanganan Masalah)

Pemula selalu mengasumsikan jalan yang lurus (Happy Path). Penguji Senior pasti akan mencoba merusak aplikasimu!

  • Jika disuruh mencari resep, apa yang terjadi jika API resepnya sedang down? Apakah aplikasimu *Blank* putih, atau muncul "Maaf, server sedang sibuk" secara rapi?
  • Jika ada Form Login, apa yang terjadi jika email yang dimasukkan tidak memiliki tanda @? Apakah ada validasi peringatannya?

3. Tulis Instruksi (README) yang Sangat Jelas

Ini adalah penyakit kronis *Junior Developer*. Mereka mengumpulkan proyek via ZIP atau GitHub, TAPI tidak memberikan petunjuk cara menjalankannya.

Sediakan file README.md. Tuliskan:
1. Versi Node.js berapa yang dipakai.
2. Apa saja isi variabel .env yang harus disiapkan oleh Penguji.
3. Perintah terminal untuk menjalankannya (npm install, npm run dev).

4. Nilai Plus Ekstra: Deploy ke Internet! (Live Demo)

Jangan paksa penguji untuk mengunduh (Download) kodemu jika tidak perlu. Jika proyeknya berbasis *Frontend* (React), Deploy-lah proyek tersebut ke Vercel atau Netlify (Gratis!). Sertakan tautan Live Demo-nya di email balasan lamaranmu.

Jika penguji bisa mengeklik *link* tersebut di HP mereka dan melihat karyamu berjalan sempurna dalam 5 detik, peluangmu untuk lolos wawancara tahap akhir akan meroket tajam!

Mau langsung pakai template?

Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.

Browse Templates