Back to blog
Fundamental

Apa itu Format JSON? Bahasa Penerjemah Universal Antar Komputer

Aplikasi HP-mu dibuat menggunakan bahasa Java. Servermu dibuat dengan bahasa Python. Bagaimana dua bahasa yang berbeda ini bisa saling mengobrol?

super admin·30 Juni 2026·2 min read
Apa itu Format JSON? Bahasa Penerjemah Universal Antar Komputer
Article Content

Masalah Perbedaan Bahasa di Dunia IT

Bayangkan seorang pemuda dari Rusia sedang berlibur ke Jepang, dan ia ingin bertanya jalan kepada orang lokal. Ia tidak bisa berbahasa Jepang, dan orang lokal tidak bisa berbahasa Rusia. Bagaimana mereka berkomunikasi? Mereka sepakat menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa penengah (universal).

Di dunia komputer, masalah yang sama terjadi setiap detik. Aplikasi iOS (iPhone) ditulis menggunakan bahasa Swift. Sementara itu, komputer Server Tokopedia ditulis menggunakan bahasa Go (Golang). Swift dan Golang tidak bisa saling membaca struktur kode satu sama lain. Karena itu, mereka butuh "Bahasa Inggris" versi komputer. Bahasa itu bernama JSON.

Apa itu JSON? (JavaScript Object Notation)

JSON (dibaca: Jei-son) pada dasarnya HANYALAH TEKS (String) BIASA. Tidak ada sihir komputasi di dalamnya.

Bentuknya sangat rapi dan ketat, menggunakan sistem Kunci (Key) dan Nilai (Value), selalu dibungkus oleh tanda Kurung Kurawal { }.

Contoh Bentuk JSON:

{
  "nama": "Budi Santoso",
  "umur": 25,
  "isPremium": true,
  "hobi": ["Membaca", "Berenang"]
}

Kenapa JSON Sangat Populer?

  1. Sangat Ringan: Karena ia hanya teks mentah, ukuran file-nya berukuran Kilobytes kecil, sehingga sangat hemat kuota saat dikirim melalui kabel internet dari Amerika ke Indonesia.
  2. Mudah Dibaca Manusia: Berbeda dengan bahasa biner komputer (010101) atau format kuno XML yang rumit, teks JSON di atas bisa langsung dimengerti oleh manusia biasa tanpa perlu diajari *coding*.
  3. Didukung Semua Bahasa: Entah kamu memakai PHP, Python, Java, atau C++, semua bahasa pemrograman di dunia ini PASTI memiliki satu perintah bawaan untuk menerjemahkan Teks JSON menjadi Objek di bahasa mereka masing-masing secara instan.

Karena itulah, saat Frontend Developer meminta data ke Backend Developer, sang Backend akan selalu membungkus datanya menjadi sebuah parsel berbentuk JSON, lalu mengirimkannya lewat internet!

Mau langsung pakai template?

Jelajahi template gratis dan premium di TampilKit untuk mempercepat proses development project kamu.

Browse Templates